Pusat Bantuan & Panduan

Temukan jawaban untuk pertanyaan Anda dan pelajari cara terbaik membuat drama AI yang memukau.

Pertanyaan Umum (FAQ)

1. Apa itu MicroDrama ID?

MicroDrama ID adalah platform berbasis Artificial Intelligence (AI) yang memungkinkan Anda membuat video drama pendek (short drama) berkualitas bioskop hanya dengan teks. Dari skrip, pemilihan karakter, suara, hingga render video, semuanya dikerjakan otomatis oleh AI terkini.

2. Apakah video yang saya buat menjadi milik saya?

Ya. Anda memegang hak cipta atau kepemilikan komersial atas video final yang dibuat di platform kami, asalkan konten tersebut tidak melanggar Syarat dan Ketentuan layanan (seperti pornografi, hak cipta orang lain, dll). Anda bebas mengunggah dan memonetisasinya di TikTok, YouTube, atau platform lainnya.

3. Apakah karakter (cast) yang ada di aplikasi orang sungguhan?

Tidak. Semua wajah dan karakter yang tersedia di platform kami dihasilkan 100% oleh komputer (AI-generated). Segala kemiripan dengan manusia sungguhan adalah murni kebetulan algoritma.

Panduan Dasar Memproduksi Drama

1

Tulis Ide Judul & Plot

Mulailah dengan konsep yang kuat. Gunakan fitur AI Scriptwriter kami dengan memberikan premis singkat (misal: "Seorang CEO dingin jatuh cinta pada pegawainya").

2

Pilih Cast & Visual Style

Pilih karakter virtual yang cocok untuk peran utama Anda, dan tentukan *visual style* (misal: Cinematic, Anime, K-Drama) untuk menetapkan atmosfer video.

3

Review Adegan (Scene)

AI akan memecah cerita Anda menjadi beberapa *scene*. Pastikan narasi dan deskripsi promt per adegan sudah spesifik sebelum menekan tombol render.

4

Render Video & Audio

Setelah semua siap, proses video Anda. Sistem akan menambahkan transisi, suara (voice-over), efek suara (SFX), serta subtitle secara dinamis.

Best Practices (Praktik Terbaik) Produksi

A. Cara Menulis Prompt Adegan yang Efektif

  • Kuatkan Konteks Visual: Jelaskan waktu, lokasi, dan pencahayaan. Contoh: "Malam yang hujan, jalanan neon cyberpunk, kamera menyorot wajah sedih karakter A dalam balutan jaket kulit."
  • Aksi Karakter yang Terukur: Daripada mengatakan "Mereka berkelahi epik," lebih baik: "Karakter A menangkis pukulan karakter B dengan tangan kanannya secara lambat (slow motion)."
  • Gunakan Istilah Sinematografi: Aplikasi mengerti istilah tipe kamera seperti "Close-up shot", "Wide angle", "Drone shot", "Cinematic panning".

B. Menjaga Konsistensi Karakter

  • Gunakan nama *cast* bawaan (preset) agar wajahnya tidak berubah-ubah dalam setiap *scene*. Sematkan nama peran yang jelas.
  • Jika membuat karakter kustom, berikan deskripsi fisik dasar yang konsisten di tiap *scene* (contoh: "pria muda berambut hitam dengan kacamata bulat") untuk meneguhkan konsistensi wajah ke model AI.

C. Strategi Konten untuk Viral di Media Sosial

  • Hook 3 Detik Pertama: Buat konflik utama langsung terlihat agresif di *scene* pertama. Jangan menunda klimaks (misalnya adegan tamparan, kejutan perselingkuhan, atau lompatan waktu).
  • Gunakan Subtitle Bold: AI akan menambahkan teks secara natural. Karena banyak penonton menonton tanpa suara (*mute*) saat *scrolling*, subtitle atraktif dapat mengaitkan retensi audiens.
  • Format Layar Optimal: Manfaatkan struktur rasio gambar 9:16 untuk adaptasi penempatan ke TikTok, YouTube Shorts, atau Instagram Reels.

D. Menghindari Pemblokiran Filter AI (Moderation)

  • Sebagai pedoman kepatuhan/compliance, model generasi dilarang keras meloloskan konten kekerasan ekstrem dan asusila.
  • Untuk adegan romantis, gunakan kata yang representatif dan elegan seperti "tatapan dalam", "berpelukan mesra" dan hindari kosa kata bernuansa *adult* agar tidak memicu detektor NSFW.
  • Untuk adegan *action*, fokus saja pada ketegangan gerak dinamis (*dynamic choreographies*) ketimbang detail *gore* (luka atau darah).

Masih memiliki pertanyaan atau kendala?

Hubungi Tim Support
Gabung Grup Kreator Short Drama AI WhatsApp Group